Dewi fortuna nampaknya tengah memihak Putra Tengger, bagaimana tidak? Minggu pertengahan yang biasa diguyur hujan dan menghambat jalannya sesi latihan persiapan, seakan menyiapkan satu sore yang terang paska pertandingan antara Putra Tengger melawan Sipacar (Tirto) pada laga putaran ke-3 LT Champion di "Stadion Widya Manggala Krida - Bebekan". Cuaca penghujung tahun yang sangat dirasakan tersayangkan ini membut latihan Team asuhan Rozikin dan Danuarta kurang maksimal.
Meskipun dua kali Putra Tengger sempat mengalami kemenangan dan satu kali seri dalam ajang persahabatan melawan kesebelasan Sipacar. Namun Putra Tengger kali ini dibuat kewalahan pada laga LT Champion yang digelar oleh ASKAP "Asosiasi Sepak Bola Pekalongan".
Meski kedua sebelasan saling menyerang pada babak awal, namun nampaknya kedua kesebelasan tidak menemukan tempo permainan sampai babak turun minum. Babak kedua lebih dominan dikuasai Putra Tengger, namun meski Tengger meluncurkan serangan bertubi-tubi tetap tidak dapat menembus gawang Sipacar, hampir terjadi gol lewat tendangan super oleh Mustofa yang harus membentur tiang gawang, di menit ke 72. Namun rasa-rasanya memang belum keberuntungan dari kedua kesebelasan yang harus menutup pertandingan tanpa poin.
Seisi lapangan dibuat tegang lewat babak adu pinalty yang berjalan panjang. Score Tengger 6 - 5 Sipacar menutup jalannya pertandingan disertai pluit panjang.
Meskipun kemenangan dipegang oleh kesebalasan Putra Tengger asal Desa Gutomo, Kec Karanganyar. Namun nampak kekesalan dari raut wajah sang pelatih Danuarta melihat anak didiknya tidak dapat menguasai tempo permainan.
"Kemenangan kali ini adalah sebagai momentum bagaimana Putra Tengger harus lebih giat dan rutin berlatih agar bisa siap di laga berikutnya." -Danuarta.
Dengan ini Putra Tengger dinyatakan lolos dan akan kembali berlaga pada Selasa (28/11) melawan Sijeruk.
Statistik:



Komentar
Posting Komentar